Asalberita.com – Madura United berhasil mengamankan satu poin setelah bermain imbang 2-2 dalam pertandingan sengit melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Sabtu (16/12/2023) petang WIB, dalam lanjutan Liga 1 2023/24. Pertandingan ini diwarnai dengan tensi tinggi dan beberapa insiden yang melibatkan pemain-pemain kunci kedua tim, yang sempat mengalami cedera.
Gol Awal dan Balasan Cepat dari PSIS Semarang
Laga dimulai dengan tempo cepat, di mana Madura United sempat unggul terlebih dahulu berkat gol Francisco Rivera. Namun, PSIS Semarang tidak tinggal diam. Tim tuan rumah membalas melalui dua gol cepat dari Lucas Gama dan Gali Freitas yang berhasil membobol gawang Madura United. Gol-gol tersebut membuat PSIS berbalik unggul 2-1 pada babak pertama.
Dalberto Belo Menyelamatkan Madura United di Babak Kedua
Madura United tidak menyerah begitu saja. Di babak kedua, mereka tampil lebih agresif untuk mencari gol penyeimbang. Usaha keras mereka membuahkan hasil ketika Dalberto Belo mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan bebas yang dieksekusi dengan sempurna oleh Jaja. Gol tersebut membuat skor menjadi 2-2 dan bertahan hingga peluit panjang berbuny,. Madura United mendapatkan satu poin yang cukup berarti meskipun mereka harus berjuang dengan sejumlah pemain yang cedera.
Pelatih Mauricio Souza Mengungkapkan Pandangannya
Pelatih Madura United, Mauricio Souza, memberikan pandangan mendalam tentang jalannya pertandingan. Ia menyebutkan bahwa secara keseluruhan, kedua tim memiliki kualitas yang hampir setara. Namun, ia juga mengakui bahwa PSIS sedikit lebih unggul dalam hal serangan dan penguasaan bola, terutama di babak pertama. “Saya rasa pertandingan ini cukup adil untuk kedua tim tersebut. Mungkin PSIS sedikit lebih jago menyerang. Kami juga kewalahan karena ada beberapa pemain yang tidak bisa bermain,” ujar Souza.
Meskipun ada sejumlah kesalahan yang terjadi di pertandingan, seperti kebobolan melalui free-kick dan penalti, Souza memuji perjuangan anak asuhnya yang berhasil bangkit dan kembali fokus setelah kebobolan gol kedua. “Walaupun ada kesalahan pada free-kick dan penalti, tim bisa kembali fokus dan mencari cara terbaik untuk menghadapi lawan,” tambah Souza, yang merasa puas dengan semangat juang timnya meskipun ada kesulitan di lapangan.
Masalah Cedera yang Menghantui Madura United
Salah satu hal yang menjadi perhatian utama dalam pertandingan ini adalah kondisi fisik beberapa pemain Madura United yang mengalami cedera. Sebelum pertandingan dimulai, pelatih Mauricio Souza sudah memberikan peringatan kepada pemainnya untuk menjaga fokus dan menghindari kesalahan fatal. Namun, meskipun sudah berusaha maksimal, beberapa pemain utama Madura United terpaksa harus ditarik keluar karena cedera.
Pemain Kunci yang Terpaksa Digantikan
Jaja, yang sebelumnya tampil cukup baik, mengalami cedera pada bagian paha, sementara Jacob Mahler juga mengalami sakit yang memaksanya untuk keluar dari lapangan. Dodi Alekvandjin mengalami pergelangan kaki yang keseleo, dan Dalberto Belo, meskipun mencetak gol penyama kedudukan, juga mengalami masalah fisik yang cukup mengganggu performanya di lapangan.
Pemain Muda Menjadi Penyelamat
Meskipun begitu, Souza memberikan apresiasi terhadap dua pemain muda, Muhammad Anwar Rifa’i dan Feby Ramzy, yang masuk menggantikan pemain-pemain yang cedera. Kedua pemain muda ini menunjukkan kualitas permainan yang cukup baik dan memberi kontribusi positif bagi tim. “Saya ingin memberikan pujian kepada Rifa’i dan Feby. Mereka adalah dua anak muda yang punya bakat besar dan sudah menunjukkan kualitas permainan yang luar biasa meskipun mereka belum banyak mendapatkan menit bermain,” kata Souza.
Harapan untuk Laga Berikutnya
Dengan hasil imbang ini, Madura United harus mempersiapkan diri untuk laga-laga selanjutnya dengan kondisi fisik yang cukup terbebani akibat cedera pemain. Souza menyatakan bahwa meskipun timnya mendapatkan satu poin yang penting di Jatidiri, tantangan ke depan akan semakin berat. Ia berharap agar para pemain yang cedera bisa segera pulih, sehingga tim dapat tampil lebih kuat di pertandingan berikutnya.
“Saya bersyukur tim bisa meraih satu poin di Jatidiri, yang selalu menjadi tempat yang penuh tantangan. Meskipun ada banyak kendala, semangat juang yang ditunjukkan pemain-pemain kami patut diacungi jempol. Kami akan terus berusaha keras dan berharap beberapa pemain yang cedera bisa segera kembali ke lapangan,” tutup Souza dengan penuh semangat.
Madura United kini akan fokus pada persiapan mereka untuk laga-laga berikutnya di Liga 1 2023/24. Mereka berharap bisa memperbaiki kondisi fisik dan mengatasi badai cedera yang menghantui mereka.