Asalberita.com – Dewa United sukses mencatat kemenangan pertamanya di ajang Super League 2025/2026. Tim yang dikenal dengan julukan Banten Warrior tersebut tampil meyakinkan di hadapan pendukungnya sendiri dengan menundukkan Persik Kediri lewat skor meyakinkan 3-1. Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih setelah dua laga awal mereka belum mampu mendapatkan hasil maksimal.
Awal Pertandingan dan Gol Cepat Tuan Rumah
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Internasional Banten pada Jumat (22/8) malam WIB itu berjalan cukup intens sejak menit awal. Dewa United langsung tampil menekan dan berusaha mendominasi jalannya laga melalui penguasaan bola di lini tengah. Alexis Messidoro tampil sebagai penggerak utama lini serang Dewa United, sedangkan Rafael Struick bersama Taisei Marukawa rajin melakukan pergerakan di sektor sayap untuk terus memberi tekanan ke barisan belakang Persik.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil di menit ke-19. Berawal dari kombinasi apik bersama Alex, Messidoro mendapatkan ruang tembak di tepi kotak penalti. Pemain asal Argentina itu tanpa ragu melepaskan tendangan keras mendatar. Bola meluncur deras ke arah gawang dan meski kiper Persik, Leonardo Navacchio, sudah berusaha menghalau, laju bola terlalu sulit dihentikan. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Dewa United.
Tertinggal satu gol, Persik Kediri mencoba merespons dengan meningkatkan tempo permainan. Namun justru Dewa United yang hampir menggandakan keunggulan. Umpan silang Rafael Struick dari sisi kiri berhasil ditanduk rekannya di mulut gawang, sayangnya bola hanya meluncur tipis di sisi gawang Persik.
Persik Kediri hampir menyamakan kedudukan melalui peluang Ezra Walian. Striker naturalisasi itu menyambut umpan lambung dengan sepakan dari sudut sempit, namun bola yang dilepaskannya masih mengarah lemah sehingga mudah diamankan oleh kiper Sonny Stevens.
Marukawa Gandakan Keunggulan
Serangan terus-menerus dari Dewa United akhirnya menghasilkan gol tambahan pada menit ke-39. Taisei Marukawa menjadi pencetak gol kedua sekaligus menggandakan keunggulan tim tuan rumah. Pemain asal Jepang itu bergerak cepat dari sisi kanan setelah menerima umpan mendatar dari lini tengah. Dengan kecepatan dan kontrol bola yang baik, Marukawa menusuk ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tendangan kaki kiri yang keras dan akurat. Navacchio hanya bisa terpaku melihat bola bersarang ke dalam gawang.
Menjelang akhir babak pertama, Persik Kediri berusaha mencari gol balasan. Ezra Walian mencoba peruntungan dengan tembakan jarak jauh, namun bola masih melambung. Kesempatan lain hadir lewat tendangan bebas Novri Setiawan, tetapi hanya membentur pagar betis pemain Dewa United. Hingga peluit tanda turun minum berbunyi, keunggulan 2-0 untuk Banten Warrior tetap bertahan.
Persik Bangkit, Tapi Penalti Alex Kunci Kemenangan
Saat babak kedua dimulai, Persik Kediri meningkatkan intensitas permainan. Upaya ofensif mereka berbuah gol pada menit ke-56. Ezra Walian yang tidak terkawal dengan baik berhasil menyambut umpan mendatar dari area tengah. Dengan ketenangan, Ezra mengarahkan bola ke sudut atas gawang dan memperkecil skor menjadi 2-1. Gol ini sempat membangkitkan semangat tim Macan Putih untuk mengejar ketertinggalan.
Harapan Persik hanya sekejap. Di menit ke-69, Dewa United memperoleh kesempatan emas lewat titik putih setelah Taisei Marukawa dilanggar di area terlarang oleh pemain pengganti, Ady Eko. Alex yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya mengecoh Navacchio yang terlanjur bergerak ke arah berlawanan, membuat skor kembali melebar menjadi 3-1 untuk Dewa United.
Tekanan Terus Berlanjut Hingga Akhir
Unggul dua gol tidak membuat Dewa United mengendurkan serangan. Mereka tetap melancarkan tekanan ke lini belakang Persik. Alex bahkan sempat menyia-nyiakan peluang emas setelah ragu-ragu menembak saat mendapat ruang di kotak penalti. Sementara itu, Persik berusaha membalas melalui serangan balik dan tembakan jarak jauh, namun pertahanan rapat yang digalang lini belakang Banten Warrior membuat upaya tersebut tak membuahkan hasil.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor 3-1 tetap bertahan untuk kemenangan Dewa United.
Posisi di Klasemen
Hasil positif ini sangat berarti bagi Dewa United. Mereka berhasil mengumpulkan tiga poin pertama musim ini dan naik ke posisi 12 klasemen sementara Super League 2025/2026. Dari tiga pertandingan awal, Dewa United kini mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan.
Sementara itu, kekalahan ini membuat posisi Persik Kediri semakin sulit. Macan Putih baru mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan dan harus rela terdampar di peringkat ke-16 atau zona degradasi. Jika tidak segera bangkit, Persik terancam menjalani musim yang berat.